Berita Terbaru Property Bulan April, sebuah video memperlihatkan puluhan karyawan Ramayana Paza Depok menangis viral di media sosial. Mereka menangis akibat di PHK dan Ramayana tutup selamanya. Tidak hanya Ramayana, kalang kabut bisnis saat Corona juga terjadi di Airy yang menghentikan operasionalnya secara permanen. Airbnb juga ikut merumahkan 1.900 karyawan, Traveloka merumahkan 10 persen karyawan dan KFC sebanyak 450 pekerja. Selain itu, tentu masih ada banyak lagi.

Pemilik bisnis memang merasakan imbas yang cukup besar dalam masa pandemi Covid-19 saat ini. Meski Pemerintah telah berusaha membantu, tetapi tetap saja pukulan virus Corona terlalu kuat dan menyebabkan banyak perusahaan mengalami kerugian dalam jumlah fantastis dan bahkan sampai harus gulung tikar.

Tetapi percayalah, setelah pandemi ini berakhir, lanskap ekonomi baru akan terlihat sebagaimana yang diungkap oleh Menkop. Beliau mengatakan bahwa inilah waktu yang tepat untuk mengeksplorasi agar bisnis lebih tangguh. Bagaimana caranya?

Berikut triknya :

 

Cara Terbaik Bisnis Lancar Selama Masa Corona

 

 

1. Bersiap dengan Kemungkinan Terburuk
Tidak bisa dipungkiri bahwa pandemi Corona yang masih terus berlangsung hingga saat ini membawa dampak yang begitu besar pada dunia bisnis. Apalagi seiring dengan penerapan PSBB yang kini diberlakukan untuk memutus mata rantai penularan virus.

Dan kamu sebagai pemilik bisnis mau tidak mau harus menerima keadaan tersebut. Walau terasa sulit, tetapi cobalah untuk berdamai bahwa memang kondisinya sudah seperti ini. Dengan begitu kamu lebih siap dengan segala kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi sehingga kamu mampu berpikir jernih untuk membuat business plan kembali.

2. Cek Kondisi Keuangan Bisnis
Setelah berdamai dengan keadaan, tips mempertahankan bisnis saat Corona adalah lakukan pengecekan mendalam terhadap kondisi keuangan bisnis khususnya cash on hand atau likuiditas yang diartikan sebagai emergency fund atau dana darurat. Keberlangsungan bisnismu ke depan sangat bergantung pada kondisi likuiditas saat ini.

Hitunglah tingkat likuiditas bisnis untuk memperkirakan berapa lama dana tersebut mampu mempertahankan usaha tanpa adanya pemasukan. Apabila cukup selama setahun itu sudah lumayan, tetapi jika kurang dari itu utamakan untuk menstabilkan likuiditas terlebih dahulu.

3. Tekan Finansial Semaksimal Mungkin
Selama masa pandemi Corona kamu memang harus memiliki business plan baru untuk bisa mepertahankan bisnis. Pasalnya keadaan ini lagi-lagi mengakibatkan krisis finansial yang cukup parah. Dan sebagai pemilik bisnis tentunya kamu wajib menekan keuangan semaksimal mungkin.

Misalnya kurangi pemakaian listrik dan air. Apabila bisnismu bergerak dalam bidang food and beverages (F&B) kamu bisa meningkatkan penjualan secara online untuk mengurangi biaya pemasaran serta menerapkan delivery order sehingga tidak perlu banyak karyawan.

4. Berikan Pemahaman untuk Karyawan
Saat kamu memiliki suatu bisnis, sudah pasti akan ada karyawan yang bergantung hidup pada bisnis tersebut. Menerapkan tips mempertahankan bisnis saat corona ini mungkin butuh kesiapan mental yang cukup baik, karena kamu harus bisa memberi pehaman yang baik bagi para karyawan.

Sampaikan kepada karyawan mengenai kondisi bisnis saat ini bahwa tidak akan ada kenaikan gaji apalagi bonus untuk sementara hingga keadaan normal kembali. Bahkan mungkin kamu harus menyampaikan untuk melakukan pemotongan gaji atau cuti tanpa dibayar untuk beberapa karyawan. Yang penting, utamakan cara agar kamu sebagai pemilik bisnis dan karyawan dapat saling menguatkan.

5. Pelajari tentang Metode Bisnis Online
Pada dasarnya hampir semua bidang bisnis mengalami kerugian atau penurunan grafik yang signifikan selama merebaknya wabah Corona. Dan salah satu tips mempertahankan bisnis saat corona yang cukup ampuh adalah dengan mulai mengalihkan bisnis melalui metode online.

Metode ini tidak semudah yang dibayangkan apalagi jika kamu tidak memiliki basic sama sekali. Oleh sebab itu sebagai langkah awal peralihan bisnis untuk sementara, mulailah memperkaya pengetahuan tentang seluk-beluk bisnis online.

6. Terapkan Penjualan Paling Murah
Adanya social distancing yang berlaku selama masa pandemi Covid-19 membuat target penjualan suatu bisnis menurun drastis. Salah satu tips ampuh yang perlu kamu lakukan dalam menghadapi kondisi tersebut adalah menerapkan metode penjualan paling murah.

Sejalan dengan itu kamu juga harus memikirkan cara apa saja yang bisa dilakukan untuk mencapai target penjualan meski dengan menawarkan harga murah. Salah satunya adalah memberi potongan harga dengan jumlah pembelian tertentu atau berlangganan selama sepekan. Percayalah bahwa berkurangnya pemasukan tidak hanya terjadi pada usaha kamu, tetapi juga pelanggan kamu.

7. Pertahankan Pelanggan yang Ada
Bersikap realistis selama masa penyebaran virus Corona merupakan suatu hal yang mutlak harus kamu lakukan. Contohnya fakta bahwa peluang untuk mendapatkan pelanggan baru menjadi lebih kecil dibanding pada masa sebelum Covid-19 mewabah.

Kamu tidak perlu khawatir apabila tidak ada pelanggan baru selama pandemi Corona. Pelanggan yang sudah ada dan loyal terhadap bisnismu sebenarnya sudah lebih dari cukup. Tinggal bagaimana upaya yang kamu terapkan untuk mempertahankan pelanggan tersebut.

Semoga artikel ini bermanfaat untukmu ya !

RELATED ARTICLES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *