Berita Terbaru Property Nyatanya bisnis properti merupakan bisnis yang sangat menjanjikan. Sebab nilai properti hampir bisa dipastikan selalu meningkat dari tahun ke tahun. Semakin tinggi nilai properti, semakin besar pula keuntungan bisnis yang bisa diperoleh. Tak aneh jika pengusaha properti terkaya di dunia menjadi semakin kaya saja karena bisnisnya.

Di Indonesia, kita mengenal nama-nama seperti Alexander Tedja, mendiang Ir. Ciputra atau Keluarga Ciputra, dan juga Osbert Lyman yang terkenal sebagai taipahnya properti. Mereka bahkan masuk dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia. Namun bagaimana dengan di dunia, siapa pengusaha properti terkaya di dunia?

Berikut ulasannya :

 

 

Miliarder-Miliarder Properti Terkaya

 

 

Stephen Ross
Dengan kekayaan senilai $ 7,6 Miliar atau sekitar Rp 120 Triliun dari hasil bisnis properti; Stephen Ross menempati urutan ke-15 dalam list pengusaha properti terkaya di dunia.

Pada awalnya Stephen Ross adalah seorang penasihat pajak. Ia kemudian mengambil keputusan tepat untuk beralih profesi menjadi pengembang properti. Dengan kerja kerasnya, Ross berhasil memiliki Miami Dolphins serta saham di Grup Terkait, Equinox Fitness, SoulCycle, serta portofolio properti lain senilai $ 60 miliar.

Tak hanya dipandang sebagai orang terkaya, Stephen Ross juga dikenal sebagai dermawan terkemuka. Ia telah menyumbang lebih dari $ 378 untuk almamaternya, University of Michigan.

Hui Wing Mau
Hui Wing Mau merupakan ketua real estate Shimao Property Holding, yang terdaftar di HongKong. Ia menempati list ke-13 dalam daftar pengusaha properti terkaya di dunia dengan kekayaan senilai $ 10.2 Miliar atau setara dengan Rp 161 Triliun.

Miliader berusia 69 tahun ini memiliki portofolio properti yang luas. Ia juga memegang saham utama dalam Mason Financial Holdings. Semua kekayaannya ini juga menempatkannya sebagai orang terkaya ke-22 di Cina.

Peter Woo
Pengusaha properti terkaya di dunia diurutan ini ada nama Peter Woo yang adalah mantan ketua pengembang properti Wheelock & Co. Dengan kekayaan senilai $ 10,4 Miliar atau setara dengan Rp 164 Triliun, ia menempati urutan ke-11 dalam daftar pengusaha properti terkaya di dunia.

Grup Wheelock & Co dan anak perusahaannya: Wharf Holdings, menanam investasi dalam Harbour City, Times Square, dan beberapa properti lainnya. Grup ini juga memiliki kendali dalam beberapa perusahaan, termasuk i-Cable Communications, Wharf New T&T, Modern Terminals Limited dan Marco Polo Hotels.

Pada tahun 2017 Peter Woo mengundurkan diri dari posisinya sebagai ketua Grup Wheelock & Co dan Wharf Holdings. Namun ia tetap melayani sebagai dewan penasehat perusahaan.

Robert dan Philip Ng
Kedua bersaudara Robert dan Philip Ng, memiliki kekayaan bersih senilai $ 12,1 Miliar atau setara dengan Rp 191 Triliun. Mereka mewarisi perusahaan Far East Organization, pengembang properti swasta terbesar di Singapura dari ayah mereka.

Sepeninggal ayah mereka, kedua bersaudara ini berhasil mengembangkan perusahaan. Mereka meluncurkan Far East Hospitality, yang merupakan portofolio perhotelan terbesar Singapura.

Donald Bren
Donald Bren adalah pemilik tunggal Irvine Company, perusahaan investasi real estate di Amerika Serikat. Dengan lebih dari 120.000.000 real estate di California ia memiliki kekayaan senila $ 17 Miliar atau setara dengan 268 Triliun Rupiah. Yang membuatnya berada di posisi ke-6 dalam daftar pengusaha properti terkaya di dunia.

Aset properti yang dimiliki Donald Bren mencakup banyak hotel, marina, lapangan golf, 550 gedung perkantoran, 120+ kompleks apartemen dan lebih dari 40 pusat perbelanjaan.

David dan Simon Reuben
Kekayaan David dan Simon Reuben jika digabungkan mencapai $ 18 Miliar atau setara dengan Rp 284 Triliun. Mereka juga menempati peringka keluarga terkaya ke-2 di Inggris.

Pada awal 1990-an pengusaha dan filantropis Inggris ini berinvestasi di pasar logam rusia. Namun perubahan pasar Rusia, membuat kedua bersaudara ini kembali berinvestasi di pasar properti Inggris.

David dan Simon Reuben memiliki banyak properti terkenal, termasuk Menara Millbank; kantor American Express di Victoria; markas Kemitraan John Lewis di Victoria; Carlton House SW1; Connaught House di Berkeley Square; London Primark di Oxford Street; Cambridge House, bekas bangunan Naval and Military Club, dll.

Yang Huiyan
Dengan kekayaan senilai $ 23,4 Miliar atau setara dengan Rp 370 Triliun, Yang Huiyan menjadi miliader wanita terkaya di Asia sekaligus urutan ke-3 pengusaha peroperti terkaya di dunia.

Kekayaannya ini sebagian besar berasal dari warisan ayahnya, Yeung Kwok Keung. Sejak tahun 2007, Yang Huiyan bertanggung jawab atas 57% saham pengembang real estat Country Garden Holdings yang diwarisi ayahnya.

Yang Huiyan juga aktif dibidang pendidikan dengan memegang tampuk kepemimpinan di Bright Scholar Education Holdings, operator sekolah K-12 internasional dan bilingual milik publik terbesar di Cina. Selain itu, ia juga memiliki bisnis properti pribadi.

Lee Shau Kee
Lee Shau Kee menempati urutan pertama dalam daftar pengusaha properti terkaya di dunia dengan kekayaan senilai $ 28,6 Miliar atau setara dengan 452 Triliun Rupiah. Raja real estate berusia 91 tahun ini juga merupakan orang terkaya ke-2 di Hong Kong.

Sumber kekayaannya berasal dari Sun Hung Kai dan Kwok Tak-Seng, pengembang properti bernilai miliaran dolar, yang ia dirikan. Lee Shau Kee juga mendirikan Henderson Land Development, raksasa properti dengan protofolio properti yang besar.

Ya memang kalau dibandingikan dengan para taipan properti dunia, para pengusaha properti Indonesia masih kalah jauh. Tetapi tetap saja kekayaan mereka sangat luar biasa dan tetap tidak bisa diremehkan melihat hasil perjuangan dan karya yang dihasilkan selama ini.

Tertarik untuk bisnis properti ?

RELATED ARTICLES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *